peranan guru PAI dalam PBM


BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Tugas seorang guru adalah mengajar dan mendidik yang mengantarkan anak didiknya menuju kedewasaan. Demikian juga Guru Agama, bahkan memiliki peranan yang amat menentukan dalam ikut mengantarkan anak didiknya menjadi manusia yang ber­taqwa kepada Allah. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui lebih dekat tentang pe­ranan Guru Agama dalam pengamalan agama anak didiknya yang penulis khususkan dalam pembahasan ini tentang masalah membaca Al-qur’an. Bisa membaca Al-qur’an dengan baik dan benar adalah hal penting agar dapat menjalankan sholat 5 waktu dalam agama Islam. Dikatakan penting karena ketika shalat kita harus membaca ayat-ayat al-qur’an dengan benar. Oleh karena itu masalah membaca al-qur’an sangat menarik penulis untuk membahasnya. Di zaman yang modern seperti sekarang ini banyak sekali faktor yang mempengaruhi anak-anak terutama dalam menjalankan sholat, salah satu faktor yang mempengaruhi anak adalah tayangan televisi yang di sajikan membuat mereka lupa akan waktu, selain itu berbagai ragam hiburan lain seperti game, PS dan Internet. Mendidik anak dalam membaca al-qur’an perlu adanya pembiasaan sejak kecil. Hal ini dimaksudkan membentuk kebiasaan pada diri anak, sehingga anak bisa membaca al-qur’an dengan baik dan benar. Penulis memilih tingkat Sekolah Dasar sebagai obyek penelitian karena lembaga ter­sebut adalah salah satu dari lembaga pendidikan dasar yang muridnya rata-rata masih di bawah usia anak-anak sehingga peranan pembiasaan membaca al-qur’an sangat dibutuhkan. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti memilih judul “Peranan Guru Agama dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Membaca Al-Qur’an Studi Kasus Di Sdn Petungsewu I Kecamatan Wagir Kabupaten Malang”. B. Rumusan Masalah Bagaimana tingkat keberhasilan pencapaian Kompetensi Dasar Membaca Al qur’an siswa di SDN Petungsewu I? Upaya apasaja yang harus dilakukan guru dalam meningatkan minat membaca Al qur’an siswa di SDN Petungsewu I? Apa saja upaya yang dilakukan guru terhadap siswa yang belum tuntas belajar membaca Al qur’an? C. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk : Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian Kompetensi Dasar Membaca Al qur’an siswa di SDN Petungsewu I Untuk mengetahui Upaya apasaja yang harus dilakukan guru dalam meningatkan minat membaca Al qur’an siswa di SDN Petungsewu I Untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru terhadap siswa yang belum tuntas belajar membaca Al qur’an. D. Manfaat Penelitian Adapun manfaat penelitian ini adalah : Bagi siswa diharpkan penelitian ini dapat menumbuhkan peran aktif siswa dalam belajar sehingga dapat meningkatkan prestasinya. Bagi guru penelitian ini diharpkan dapat membantu meningkatkan tugas guru dalam menyampaikan materi, sehingga guru dapat mengontrol kegiatan siswa dalam proses belajar mengajar. Bagi Kepala Sekolah, penelitian ini berguna sebagai informasi tentang (1) Hasil belajar siswa terhadap kompetensi dasar tertentu, (2) kualitas pembelajaran yang dilakukan guru, dan (3) kualitas soal yang telah disusun guru. Informasi-informasi tersebut dapat dijadikan dasar untuk merencanakan tindakan pembinaan dalam rangkan meningkatkan kualitas guru. Bagi peneliti penelitian ini dapat digunakan sebagi latihan aplikasi teori yang telah di dapat dari bangku perkulihan. F. Definisi Operasional Peranan guru dalam proses belajar mengajar adalah sejauh mana guru dapat menempatkan posisinya dalam menyampaikan materi/ bahan ajar terhadap siswa. Dengan penguasaan materi, metode belajar, seting belajar dan media pembelajaran yang cocok pada setiap proses belajar mengajar. Motivasi adalah : suatu hal yang dapat mendorong anak untuk melakukan sesuatu dan memperhatikan sesuatu yang timbul dari dalam hatinya sendiri. Membaca Al-qur’an adalah masalah pokok dalam agama Islam. Dikatakan pokok karena Al-qur’an adalah kitab suci orang islam. Untuk bisa sholat dan berdoa harus mampu membaca Al qur’an dengan baik dan benar. . BAB II KAJIAN PUSTAKA Peran Guru Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting guna memajukan suatu bangsa, dengan pendidikan yang maksimal barulah suatu negara akan dapat berdiri kokoh dan maju sesui perkembangan zaman. Guna mencapai pendidikan yang bagus diperlukan peran seorang guru yang kompeten dalam menyampaikan bahan ajar. Peranan guru disini merupakan bagian penting guna mencapai tujuan pembelajaran yang ingin daicapi setiap institusi sekolah dalam hal ini sekolah dasar, dengan adanya seorang guru yang profesional (dapat memahi anak didiknya ) dengan menggunakan metode, model pembelajaran yang sesuai dengan kriteria anak, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih hidup, menyenangkan, interaktif dan sesui dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapi. Motivasi belajar anak Motivasi adalah semangat yang timbul dari dalam diri seseorang yang dapat menjadikan dirinya menjadi bersemangat dalam melakukan sesuatu. Motivasi yang diharpkan adalah semangat belajar siswa dalam mengikuti dan memahami materi yang disampaikan oleh guru melalui peraga media Video Compack Disk tentang shalat. Dengan media Video Compack Disk tentang shalat tersebut diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat bervariasi dan lebih menarik, dengan demikian dimungkinkan dapat menghilangkan kejenuhan dalam proses belajar sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. D. Materi Pelajaran Membaca Al qur’an Membaca Al-qur’an adalah masalah pokok dalam agama Islam. Dikatakan pokok karena Al-qur’an adalah kitab suci orang islam. Untuk bisa sholat dan berdoa harus mampu membaca Al qur’an dengan baik dan benar. BAB III Metode Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Jenis Penelitian Penulis menggunakan pembahasan teoritis dan empiris. Dalam pembahasan teoritis, penulis mengadakan riset kepustakaan, dan dalam pembahasan empiris penulis mengadakan riset di lapangan. 2. Fokus Penelitian Dalam penelitian ini fokus peneliti adalah terhadap peranan guru dalam motivasi belajar siswa membaca Al qur’an. Sejauh mana peranan guru dapat membuat suasana belajar lebih aktif dan komunikatif, sehingga mendapatkan hasil belajar yang memuaskan baik dalam proses belajar mengajar maupun hasil akhirnya. Subjek Penelitian Siswa di SDN Petungsewu I 4. Instrumen Pengumpulan data Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan teknik pengumpulan data berupa : Metode Interview Yaitu dengan cara wawancara terhadap responden secara langsung. b. Metode Angket yaitu daftar pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Teknik analisis data Data yang diperoleh dari responden melalui instrument angket dan wawancara perlu di oleh sehingga informasi tersebut mempunyai arti. Oleh sebab itu, agar data tersebut dapat didiskripsikan perlu adanya analisis data. Untuk mengolah data per item P = Keterangan : P = prosentase X = jawaban responden dalam satu item Xi = jumlah ideal nilaid alam satu item 100% = konstanta. Bobot penilaian setiap jawaban adalah : Alternatif jawaban a nilai = 4 Alternatif jawaban b nilai = 3 Alternatif jawaban c nilai = 2 Alternatif jawaban d nilai = 1 Langkah selanjutnya setelah proses analisis data adalah interperetasi data dengan mengngunakan kriteria : prosentase kategori nilai 80 – 100 % 60 – 79 % 50 – 59 % < 49 % bagus cukup bagus kurang bagus tidak bagus

Tentang Mr. kim

Belajar dan terus belajar untuk menjadikan kita bisa bermanfaat bagi sesama, saat ini saya di percaya menjadi pengajar kkpi di smkn 2 batu, mudah mudahan kita bisa berbagi apa yang kita ketahui meskipun hanya sedikit... maju terus anak anak indonesia agar kita bisa bersaing dengan negara-negara maju... amin
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s